Sunday, 21 June 2015

Kepompong dan Hikmah Puasa Ramadhan

tadi sempet buka2 kalender bulan ini. ngecek kapan Eid tiba n kalo gk salah tepat tanggal 18 Juli 2015 besok ini smua umat islam akan merayakan Eid. nah, dengan semangat perayaan inilah saya ikutan latah mengunggah sedikit pendapat yang saya gali dari sisa2 memori yang sudah berkarat.

Hikmah Puasa
yups...banyak sudah sarjana agama yang mengungkapkan tentang hikmah puasa di bulan ramadhan ini. umumnya mereka berpedoman pada satu ayat di surat al baqarah yang kurang - lebihnya berbunyi "hai, orang2 beriman diwajibkan atas kamu berpuasa agar kamu smua menjadi orang2 yang bertaqwa".

dari ayat tadi, bisalah kita ketahui akan hikmah berpuasa ramadhan ini. yakni, menjadi orang yang bertaqwa atau "muttaqien" dalam istilah arabnya. kalo anda nanya apakah itu "taqwa"? anda bisa nyari tahu sendiri diberbagai ensiklopedia yang sudah banyak tersebar baik cetak maupun elektronik. hehe..

Kepompong
ini penjelasan tentang hikmah puasa dan "taqwa" versi mentor saya. anda mungkin bisa secara mudah mencernanya karena mentor saya ini menjelaskannya dengan sebuah kiasan.

jadi, beliau ini bertutur bahwa para binatang pun mengenal yang namanya tradisi "puasa". puasa dalam dunia mereka ini terwakili oleh puasanya dua binatang. yakni, puasanya Ular dan Kupu-Kupu. masih ingatkah anda tentang siklus kehidupan kedua binatang ini? Anda pasti tahu Ular, kan? Ular ini kalo ingin berganti kulitnya (bahasa jawanya 'nyelungsumi'), biasanya ia akan mencari tempat yang aman (gelap n tersembunyi) dan berpuasa tentunya.

nah, tentu Anda juga masih ingat akan metamorfosis Kupu-Kupu kan? dari ulat ke kepompong kemudian menjadi Kupu-Kupu. pada proses ini, biasanya Kupu-Kupu ini membungkus dirinya dengan dedaunan. dalam keadaan terbungkus inilah mereka biasanya berpuasa. lha, tidak makan dan minum je...hehe.

tapi, tahukan Anda? apa yang Ular dan Kupu-Kupu perbuat setelah puasa mereka usai??? Ular, setelah ia selesai puasa dan berganti kulit. ia akan keluar dari persembunyian dan memangsa sembarang mangsa. bisa tikus, ayam, ato apa ajalah yang penting masuk ke perut. tidak peduli seberapa jelek mangsanya.
sementara Kupu-Kupu. setelah ia selesai berpuasa, ia akan terbang menari hinggapi bunga-bunga dan menghisap manisnya madu-madu.

nah, sampai disini sudah tahukah anda akan maksud tulisan saya? kalau belum, maafkan saya karena gagal menyajikan pesan dalam bentuk yang sistematis. selamat menjalani ibadah dihari-hari yang masih tersisa ini.

lebaran sebentar lagi..semoga kita bisa menjadi seperti Kupu - Kupu yang menjadi lebih baik karena puasanya..bukan menjadi Ular yang melata dan memangsa segalanya..EiD Mubarak..

Monday, 8 June 2015

Ziarah atau Nyadran

perputaran waktu telah membawa kita pada hari ini...ya, tak terasa kita telah sampai pada penghujung bulan juli, yang juga bertepatan dengan penghujung bulan sya'ban. bulan yang merupakan gerbang masuk bulan ramadhan. suatu bulan lain yang memiliki keutamaan sama dengan ramadhan. dimana para sarjana agama banyak menganjurkan kita para muslim untuk menambah kebajikan di setengah akhir bulan ini.

sya'ban ini adalah bulan yang pada kalender jawa dikenal seagai bulan ruwah. bulan yang dikenal dengan tradisi ziarah kubur leluhur, yang juga dikenal dengan sadranan. 

sadranan merupakan tradisi untuk menengok makam leluhur kita yang telah berpulang (biasa disebut sebagai ziarah). tradisi tahunan ini adalah warisan ajaran hidu budha sebelum masuknya islam di nusantara. tradisi ini tidak hanya dikenal di jawa saja. tapi juga di kalimantan dan bali.

sayangnya, saya tidak bisa membahas mengenai bid'ah atau tidaknya tradisi ini. biarlah para sarjana agama yang membahas ini untuk kita. 

kebiasaan untuk berziarah kubur merupakan pengingat bagi kita, untuk mengingat kefanaan. bahwa hidup adalah kesementaraan, dan kita akan menjadi nisbi untuk selamanya.

ziarah memberi kita semangat untuk hidup dengan baik. mengenang semua hal baik dari para leluhur saat berziarah. suasana menentramkan di makam. atau, suasana perkampungan dimana kita berziarah. merupakan hal - hal yang dapat kita bawa, untuk kembali menyemangati hidup yang penat oleh keseharian hidup kita.

mari kita tengok makam para leluhur kita. berdo'alah untuk mereka. 

selamat berziarah....semoga memberi semangat positif bagi hidup kita...